PENDAHULUAN
Pergaulan
remaja di Banjarmasin masa kini harus mendapat perhatian lebih besar seiring
dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi yang membuat akses terhadap
informasi, termasuk yang berbau pornografi menjadi begitu mudah.
Pendapat
ini dikemukakan oleh pemerhati pendidikan DR H Karyono Ibnu Ahmad yang ditemui
di rumahnya kemarin (31/5). Diungkapkan dosen Unlam tersebut, ia pernah
melakukan survei dan diketahui bahwa setiap hari selalu saja ada anak usia SMP
hingga SMA yang nonton bareng film porno melalui handphone.
“Kalau
anak seusia itu sudah nonton film porno, ujung-ujungnya mereka pasti akan
mempraktikkan,” ujarnya.
Oleh
sebab itu, menurutnya perlu ada pola pendidikan yang sistematis serta
pengawasan serius dari orang tua, guru, masyarakat, dan terutama pemerintah
dengan menutup akses terhadap pornografi tersebut.
“Kalaupun
ada pendidikan tentang seks, tapi kalau film-film porno masih berkeliaran,
sementara pengawasan orangtua, guru, dan masyarakat kurang kan susah. Juga
perlu ada sanksi yang tegas untuk anak-anak yang melakukan pergaulan bebas agar
ada efek jera,”
Sementara
itu, dosen Sosiologi FISIP Unlam Siswanto Rawali MSi MPd yang dijumpai di
tempat berbeda menilai bahwa selain perkembangan teknologi komunikasi,
pergaulan bebas juga terjadi karena masyarakat semakin individualistis,
sehingga fungsi kontrol sosial di masyarakat tidak jalan. Hal ini tidak
terlepas dari orientasi hidup masyarakat yang kini hanya mementingkan materi.
“Saya
melihat masyarakat sekarang semakin materialistis. Karena tuntutan materi,
orang jadi tidak peduli lagi dengan lingkungannya,” ucapnya.
Ia
mencotohkan paradigma guru dalam mengajar yang hanya bersifat menyampaikan
pelajaran dan tidak menyentuh aspek pengembangan karakter dan kepribadian
siswa. Kemudian orang tua yang karena kesibukannya tidak lagi peduli dengan
kehidupan anak-anaknya ditambah lingkungan yang acuh tak acuh. Pun tokoh-tokoh
agama yang dipandangnya banyak yang tidak mengaplikasikan isi ceramanya ke
dalam tindakan yang lebih konkret. “Tidak heran kalau seks bebas
marak di kalangan remaja karena lingkungannya memang mendukung. (radarbanjarmasin.co.id)
ANALISIS
Pergaulan remaja saat ini TERUTAMA
di kota besar seperti Banjarmasin di warnai dengan permainan-permainan ala
dunia virtual. Permainan yang terdapat di internet atau playstation dan
sejenisnya bukanlah hal yang asing bagi mereka. Remaja saat ini sangat lihai
dalam mengoperasikan hal-hal yang demikian. Dengan bermain, mereka saling
berkomunikasi dan bersaing untuk memenangkan permainan. Namun sangat di
sayangkan tidak semua permainan jenis ini dapat digunakan secara bersama-sama.
Hal ini mengakibatkan kurang meluasnya sosialiasi mereka terutama sosialisasi
tentang kenakalan remaja.
Pergaulan remaja di kota Banjarmasin
saat ini lebih bebas dibandingkan dengan remaja-remaja dari periode waktu
sebelumnya. Jam malam sudah tidak berlaku efektif bagi remaja. Hal ini dapat
dilihat dengan menjamurnya remaja-remaja yang menonton bioskop midnight atau
hang out di café sampai larut malam. Hal inilah yang memicu kepada pergaulan
bebas yang marak di siarkan dimana-mana. Pergaulan mereka tidak lagi hanya
sebatas teman namun mulai mengarah kepada percintaan yang serius. Dimana
percintan yang serius ini juga memicu prilaku seks bebas yang marak di
saat-saat ini.
Keterbukaan remaja di kota
Banjarmasin saat ini tentang hal yang berbau seks sangatlah lumrah. Seks
bukanlah hal yang tabu untuk di bicarakan, bahkan remaja saat ini diarahkan
agar tidak memiliki prilaku seks yang menyimpang. Mereka diajarkan mengenai
seksualitas mereka masing-masing.
Hal berikutnya yang menarik dengan
pergaulan remaja saat ini adalah dengan begitu kentalnya predikat anak mami
yang akhir-akhir ini populasinya semakin meningkat. Dalam hal ini dapat
dikatakan bahwa kemandirian remaja saat ini sangatlah minim. Terlalu banyak
fasilitas yang diberikan dan terlalu banyak juga ikut campur orangtua dalam
kehidupan sehari-hari mereka sehingga remaja saat ini tidak bisa menilai dengan
cepat apa yang salah dan apa yang benar. Hal ini mungkin di picu dengan
maraknya penggunaan baby sitter dan jasa pembantu rumah tangga lainnya.
Pengunaan yang berlebihan mengakibatkan kemalasan bagi remaja untuk melakukan
segala sesuatunya dengan mandiri.
Selain hal diatas, salah satu
kekhawatiran dari pergaulan remaja saat ini adalah mulai terinspirasinya mereka
dengan pergaulan sesama jenis yang mengarah kepada percintaan sesama jenis. Hal
ini mulai menjadi hal yang umum dengan semakin terbukanya negara Indonesia
terhadap globaliasi dan pengaruh negara-negara lain yang melegalisir aktivitas
seksual tersebut.
Islam telah mengatur etika pergaulan remaja. Perilaku
tersebut merupakan batasan-batasan yang dilandasi nilai-nilai agama. Oleh
karena itu perilaku tersebut harus diperhatikan, dipelihara, dan dilaksanakan
oleh para remaja. Perilaku yang menjadi batasan dalam pergaulan adalah :
1. Menutup Aurat
Islam telah mewajibkan laki-laki dan perempuan untuk menutup aurot demi
menjaga kehormatan diri dan kebersihan hati. Aurot merupakan anggota tubuh yang
harus ditutupi dan tidak boleh diperlihatkan kepada orang yang bukan mahramnya
terutama kepada lawan jenis agar tidak boleh kepada jenis agar tidak
membangkitkan nafsu birahi serta menimbulkan fitnah.
Aurot bagi-bagi yaitu anggota tubuh antara pusar dan lutut sedangkan aurot
bagi wanita yaitu seluruh anggota tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangan.
Di samping aurot, Pakaian yang di kenakan tidak boleh ketat sehingga
memperhatikan lekuk anggota tubuh, dan juga tidak boleh transparan atau tipis
sehingga tembus pandang.
2. Menjauhi perbuatan zina
Pergaulan antara laki-laki dengan perempuan di perbolehkan sampai pada
batas tidak membuka peluang terjadinya perbuatan dosa. Islam adalah agama yang
menjaga kesucian, pergaulan di dalam islam adalah pergaulan yang dilandasi oleh
nilai-nilai kesucian. Dalam pergaulan dengan lawan jenis harus dijaga jarak
sehingga tidak ada kesempatan terjadinya kejahatan seksual yang pada gilirannya
akan merusak bagi pelaku maupun bagi masyarakat umum. Dalam Al-Qur’an Allah
berfirman dalam Surat Al-Isra’ ayat 32:
Artinya : “Dan janganlah kamu mendekati zina,
Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang
buruk”
Dalam rangka menjaga kesucian pergaulan remaja agar terhindar dari
perbuatan zina, islam telah membuat batasan-batasan sebagai berikut :
1.
Laki-laki tidak boleh berdua-duaan
dengan perempuan yang bukan mahramnya. Jika laki-laki dan perempuan di tempat
sepi maka yang ketiga adalah syetan, mula-mula saling berpandangan, lalu
berpegangan, dan akhirnya menjurus pada perzinaan, itu semua adalah bujuk rayu
syetan.
2.
Laki-laki dan perempuan yang bukan
muhrim tidak boleh bersentuhan secara fisik. Saling bersentuhan yang dilarang
dalam islam adalah sentuhan yang disengaja dan disertai nafsu birahi. Tetapi
bersentuhan yang tidak disengaja tanpa disertai nafsu birahi tidaklah dilarang.
Tata Cara Pergaulan Remaja
Semua agama dan tradisi telah
mengatur tata cara pergaulan remaja.
Ajaran islam sebagai pedoman hidup umatnya, juga telah mengatur tata cara pergaulan remaja yang dilandasi
nilai-nilai agama. Tata cara itu meliputi :
a. Mengucapkan Salam
Ucapan salam
ketika bertemu dengan teman atau orang lain sesama muslim, ucapan salam adalah
do’a. Berarti dengan ucapan salam kita telah mendoakan teman tersebut.
b. Meminta Izin
Meminta izin
di sini dalam artian kita tidak boleh meremehkan hak-hak atau milik teman
apabila kita hendak menggunakan barang milik teman maka kita harus meminta izin
terlebih dahulu
c. Menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda
Remaja
sebagai orang yang lebih muda sebaiknya menghormati yang lebih tua dan
mengambil pelajaran dari hidup mereka. Selain itu, remaja juga harus menyayangi
kepada adik yang lebih muda darinya, dan yang paling penting adalah memberikan
tuntunan dan bimbingan kepada mereka ke jalan yang benar dan penuh kasih
sayang.
d. Bersikap santun dan tidak sombong
Dalam
bergaul, penekanan perilaku yang baik sangat ditekankan agar teman bisa merasa
nyaman berteman dengan kita. Kemudian sikap dasar remaja yang biasanya ingin
terlihat lebih dari temannya sungguh tidak diterapkan dalam islam bahkan
sombong merupakan sifat tercela yang dibenci Allah.
e. Berbicara dengan perkataan yang sopan
Islam
mengajarkan bahwa bila kita berkata, utamakanlah perkataan yang bermanfaat,
dengan suara yang lembut, dengan gaya yang wajar dan tidak bual.
f. Tidak boleh saling menghina
Menghina /
mengumpat hukumnya dilarang dalam islam sehingga dalam pergaulan sebaiknya
hindari saling menghina di antara teman.
g. Tak boleh saling membenci dan iri hati
Rasa iri
akan berdampak dapat berkembang menjadi kebencian yang pada akhirnya
mengakibatkan putusnya hubungan baik di antara teman. Iri hati merupakan
penyakit hati yang membuat hati kita dapat merasakan ketenangan serta merupakan
sifat tercela baik di hadapan Allah dan manusia.
h. Mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat
Masa remaja
sebaiknya dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat remaja harus
membagi waktunya dengan subjektif dan efisien, dengan cara membagi waktu
menjadi 3 bagian yaitu : sepertiga untuk beribadah kepada Allah, sepertiga
untuk dirinya dan sepertiga lagi untuk orang lain.
i.
Mengajak
untuk berbuat kebaikan
Orang yang
memberi petunjuk kepada teman ke jalan yang benar akan mendapatkan pahala
seperti teman yang melakukan kebaikan itu, dan ajakan untuk berbuat kebajikan
merupakan suatu bentuk kasih sayang terhadap teman.
Demikian
beberapa tata cara pergaulan remaja yang
dilandasi nilai-nilai moral dan ajaran islam. Tata cara tersebut hendaknya
dijadikan pedoman bagi remaja dalam bergaul dengan teman-temannya.
KESIMPULAN
Islam telah mengatur etika pergaulan remaja. Perilaku
tersebut merupakan batasan-batasan yang dilandasi nilai-nilai agama. Oleh
karena itu perilaku tersebut harus diperhatikan, dipelihara, dan dilaksanakan
oleh para remaja. Perilaku yang menjadi batasan dalam pergaulan adalah :
1.
Menutup
Aurat
Islam telah mewajibkan laki-laki dan perempuan untuk menutup aurot demi
menjaga kehormatan diri dan kebersihan hati. Aurot merupakan anggota tubuh yang
harus ditutupi dan tidak boleh diperlihatkan kepada orang yang bukan mahramnya
terutama kepada lawan jenis agar tidak boleh kepada jenis agar tidak
membangkitkan nafsu birahi serta menimbulkan fitnah.
Aurot bagi-bagi yaitu anggota tubuh antara pusar dan lutut sedangkan aurot
bagi wanita yaitu seluruh anggota tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangan.
Di samping aurot, Pakaian yang di kenakan tidak boleh ketat sehingga
memperhatikan lekuk anggota tubuh, dan juga tidak boleh transparan atau tipis
sehingga tembus pandang.
2.
Menjauhi
perbuatan zina
Pergaulan antara laki-laki dengan perempuan di perbolehkan sampai pada
batas tidak membuka peluang terjadinya perbuatan dosa. Islam adalah agama yang
menjaga kesucian, pergaulan di dalam islam adalah pergaulan yang dilandasi oleh
nilai-nilai kesucian. Dalam pergaulan dengan lawan jenis harus dijaga jarak
sehingga tidak ada kesempatan terjadinya kejahatan seksual yang pada gilirannya
akan merusak bagi pelaku maupun bagi masyarakat umum. Dalam Al-Qur’an Allah
berfirman dalam Surat Al-Isra’ ayat 32:
Artinya : “Dan janganlah kamu mendekati zina,
Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang
buruk”
Dalam rangka menjaga kesucian pergaulan remaja agar terhindar dari
perbuatan zina, islam telah membuat batasan-batasan sebagai berikut :
1.
Laki-laki tidak boleh berdua-duaan
dengan perempuan yang bukan mahramnya. Jika laki-laki dan perempuan di tempat
sepi maka yang ketiga adalah syetan, mula-mula saling berpandangan, lalu
berpegangan, dan akhirnya menjurus pada perzinaan, itu semua adalah bujuk rayu
syetan.
2.
Laki-laki dan perempuan yang bukan
muhrim tidak boleh bersentuhan secara fisik. Saling bersentuhan yang dilarang
dalam islam adalah sentuhan yang disengaja dan disertai nafsu birahi. Tetapi
bersentuhan yang tidak disengaja tanpa disertai nafsu birahi tidaklah dilarang.
Menurut saya remaja
yang baik itu adalah sopan terhadap
sesama muslim dan remaja yang santun dalam berpakaian dan dengan kata-kata yang
lembut dan tertutup. Memang remaja ini, kalau menurut zaman sekarang adalah
zaman kuno, akan tetapi menurut ajaran Islam adalah wanita harus menutup
auratnya dan dilarang memperlihatkan anggota tubuhnya yang sexy itu. Karena
aurat wanita itu sangat mahal harganya dan remaja ini biasa sangat kuper.
Remaja
seperti ini biasanya jarang suka bergabung dengan teman-temannya lain, karena
dia lebih suka mengurung diri dan dia sukanya sholat, mengaji, dll.
Ketika
seseorang menjadi remaja, maka dia dibesarkan untuk menjalankan
kewajiban-kewajiban agama, sebagaimana yang diwajibkan kepada orang dewasa. Dia
sudah bertanggung-jawab kepada Allah SWT atas segala yang dilakukan. Setiap
kesalahan yang dilakukan akan dicatat sebagai dosa dan setiap kebaikan dicatat
sebagai amal sholeh yang akan mendapatkan pahala. Apabila remaja bisa
menjalankannya dengan baik, maka Allah akan senantiasa menolongnya dan apabila
remaja masih belum bisa menjalankannya, maka Allah tidak mungkin menolongnya.
Kalau
remaja sekarang ini menganggap agama itu nomor 2, remaja sekarang lebih suka
bergaul dengan teman-teman dan lupa dengan kewajibannya sendiri. Dan bisa-bisa
terjerumus dengan golongan setan dan setan itu selalu menggoda umat Islam untuk
meninggalkan kewajibannya sebagai umat muslim. Jika umatnya menyebut nama Allah
maka godaan itu tidak akan menjerumuskan kita.

No comments:
Post a Comment